CANDI BOROBUDUR DALAM SEJARAH

Borobudur adalah nama sebuah candi Buddha yang terletak di Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Lokasi candi adalah kurang lebih 100 km di sebelah barat daya Semarang dan 40 km di sebelah barat laut Yogyakarta. Candi ini didirikan oleh para penganut agama Buddha Mahayana sekitar tahun 800-an Masehi pada masa pemerintahan wangsa Syailendra. Dalam etnis Tionghoa, candi ini disebut juga 婆羅浮屠 (Hanyu Pinyin: pó luó fú tú) dalam bahasa Mandarin.

A. Arti Nama Borobudur

Tidak ada yang tahu persis mengapa candi terbesar di Indonesia ini diberi nama Borobudur. Ketidakpastian mengapa candi tersebut diberi nama Boro budur adalah akibat dari minimnya bukti tertulis mengenai candi ini. Hal tersebut tidak menghalangi beberapa ahli untuk mengetahui asal nama Borobudur tersebut. Beberapa pendapat tersebut antara lain;

1. menurut Negarakertagama;

dalam kitab Negarakertagama, Mpu Prapanca  menyebutkan tentang sebuah bangunan yang digunakan umat Budha aliran Wajadra dengan nama “Budur”. Beberapa ahli menyatakan bahwa yang dimaksud dengan “Budur” tersebut adalah Candi Borobudur.

2. menurut Sir Thomas Raffles;

Sir Thomas Raffles mempunyai cara tersendiri untuk menelusuri asal nama Borobudur tersebut. Cara yang digunakan oleh Sir Thomas Raffles adalah dengan menanyakan dan meneliti beberapa keterangan yang diperoleh dari keterangan masyarakat sekitar.

Menurut Sir Thomas Raffles Borobudur dapat diartikan menjadi dua versi. Versi yang pertama adalah dari kata “Budur”. “Budur” dimana menurut Raffles adalah bentuk lain dari kata “Budo” . Kata “Budo” tersebut dalam Bahasa Jawa berarti “Kuno”. Sehingga menurut versi pertama Borobudur berarti “boro jaman kuno”. Menurut versi kedua, Borobudur berasal dari kata “Bhara” yang berarti banyak. Sehingga Borobudur dapat diartikan sebagai “Budha yang banyak”;

3. menurut Poerbatjaraka

Poerbatjaraka berpendapat bahwa Borobudur berasal dari kata “Boro” dan “Budur”, dimana kata “Boro” sendiri dapat diartikan sebagai biara. Sehingga Poerbatjaraka berpendapat bahwa Borobudur dapat diartikan sebagai “biara budur”. Pendapat ini dapat dikatakan benar atau tepat karena menurut Mpu Prapanca “Budur” adalah Bangunan yang digunakan untuk umat Budha, sehingga Borobudur dapat diartikan sebagai “biara umat Budha”; 

4. menurut De Caparis

menurut De Caparis Borobudur memiliki nama asli berupa “Bhumi Sambhara Budhara”. Dimana bangunan tersebut berdasarkan Prasasti Kahulunan adalah bangunan suci atau kuil. Oleh karena itu, De Caparis menyimpulkan bahwa Borobudur adalah singkatan yang digunakan masyarakat untuk menyebut “Bhumi Sambhara Budhara”;

5. menurut Drs. Soedirman

Drs. Soedirman berpendapat di dalam bukunya bahwa Borobudur terdiri dari kata “bara” dan “buhur”, dimana “bara” berarti biara sedangkan “buhur” berarti atas atau tempat yang tinggi. Sehingga, Borobudur dapat diartikan sebagai Biara di tempat yang tinggi.

B. Kapan Candi Borobudur Dibangun

Candi Borobudur diperkirakan dibangun pada tahun 800 M atau pada abad ke-9. Pada saat itu, dinasti yang berkuasa adalah Dinasti Syailendra yang memerintah kerajaan Mataram Kuno. Tetapi, ilmuwan tidak dapat menetapkan sacara tepat kapan Candi Borobudur dibangun. Dua pendapat umum yang sering digunakan untuk menentukan kapan Candi Borobudur dibangun adalah;

1. J.G. Casparis

Menurut J.G. Casparis Borobudur dibangun pada saat pemerintahan Raja Samaratungga tahun 825 M. Candi Borobudur baru selesai dibangun pada pemerintahan anaknya yaituu Ratu Pramodawardani.

2. Jacques Dumarcay

Jacques Dumarcay berpendapat bahwa Borobudur dibangun pada 750 s.d. 850 Masehi. Beliau juga berpendapat bahwa Borobudur dibangun pada empat tahap yaitu, tahap pertama tahun 775 M, tahap kedua 790 M, tahap ketiga 810 M, dan tahap keempat 835 M.

C. Aristektural Borobudur

1. Arsitek Borobudur

Sedikit yang diketahui tentang arsitek candi Borobudur, Gunadarma, arsitek Borobudur tersebut lebih tepat disebut sebagai legenda dari pada tokoh nyata. Hal tersebut dikarenakan para ahli tidak masih berdebat siapa sebenarnya Gunadarma, ada yang menyebut sebagai seorang yang sangat sakti (kalau bahasa sekarang mungkin dapat dikatakan orang yang jenius) da nada juga yang menyebut Gunadarma adalah sebuah organisasi yang dibentuk untuk membangun Borobudur.

2.Arsitektural

Borobudur dibangun sebagai sebuah stupa raksasa. Bagian pondasi berbentuk persegi dengan panjang masing-masing sisi kurang-lebih 118 m. Candi Borobudur memiliki 9 tigkatan dengan 6 tingkat terbawah berbentuk persegi dan 3 tingkat teratas berbentuk lingkaran.

Diperkirakan terdapat 55.000 meter kubik batu sungai yang digunakan untuk membangun candi ini. Untuk membentuk relief-reliefnya candi Borobudur diukir untuk membentuk relief-reliefnya. Tidak seperti candi pada umumnya, Borobudur dibangun diluar pakem yang ada, dimana lokasi pembangunan candi Borobudur berada diatas bukit yang memiliki tanah yang bergelombang (tidak seperti candi—candi pada umumnya yang dibangun pada tanah yang rata).

Borobudur dibagi menjadi tiga bagian. Bagian yang pertama disebut dengan Kamadhatu, Rupadhatu, dan Arupadhatu. Kamdhatu terletak pada bagian paling bawah candi, Rupadhatu terletak pada tingkat ke-2 s.d. tingkat ke-6, sedangkan Arupadhatu terletak pada 3 tingkatan teratas. Khusus untuk Kamadhatu sebenarnya terdiri dari 3 tingkatan. Tetapi, 2 tingkat paling bawah tetap dibiarkan terkubur, alasan mengapa dua tingkat terbawah tersebut dibiarkan terkubur masih berupa misteri. Pendapat terkuat yang ada saat ini mengatakan bahwa dua tingkat terbawah tersebut dibiarkan terkubur untuk mencegah candi agar tidak roboh.

Untuk saat ini sekian dulu informasi untuk Borobudur jika ada Informasi tambahan akan diusahakan agar dibentuk bagian keduanya. Bagi yang membaca saya ucapkan terimakasih.

About these ads
This entry was posted in History -Not His Story-, Indonesian Culture and History. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s